- · Laptop ( Pasti sudah pada punya )
- · USB 4 GB ( Beli atau minjem punya temen)
- · Kaset Game PS 2 yang di Inginkan ( Beli yang bajakan ajah banyak )
- · Power ISO ( Doanload disini )
- · USB Loader ( Download disini )
Dian Photograph
"Hidup itu layaknya waktu yang terus berjalan dan takkan pernah bisa kembali lagi. Jadi pergunakanlah waktumu sebaik mungkin"
Dian Photograph
"Jangan pedulikan orang yang mencaci maki dan membenci anda, karena dia bukan orang yang pantas mendapat perhatian dari anda. Karena yang paling utama adalah orang yang selalu ada untuk anda."
Dian Photograph
"Jika engkau gagal pada hari ini, janganlah engkau berputus asa, karena masih ada hari besok dan seterusnya yang akan mengajakmu menjadi lebih sukses."
Jumat, 14 November 2014
17.47
DIAN317
CARA MEMASUKAN GAME
PS2 KEDALAM USB by Dian Photograph
Untuk
kali ini dian photograph akanber bagi ilmu tentang PS 2 yaitu cara memasukan
game PS2 kedalam USB. Sering kita alami ketika bermain PS2 menggunakan kaset ada
kalanya mace bahkan Optik tidak bertahan cukup lama, apa lagi bagi kalian yang
buka rental PS 2 hal ini ini wajib sakali kalian ketahui dan tau cara
menggunannya jika kalian pergi ke teknisi pasti menguras keuangan juga. Di
kampung saya satu game itu lima Ribu.
“Cara ini bisa di lakukan apabila PS 2
kalian sudah terpasang OPL, atau USB Loader “
Alat dana
Bahan:
Langkah-langkah:
1. Masukan Kaset PS2 yang baru kao bisa ke DVD Room
Laptop anda.
2.
Klik Kakan Pada Icon DVD Room pilh Power Iso
> Make Image File
3. Setelah Itu Pilih Iso File > Ok
4. Tunggu Sampai Proces Selesai
5. Buka USB Loader
1. 6. Klik file>Create game From Iso
7. Masukan File Iso dengan mengklik Folder dimana
anda menyimpan File Iso tersebut, “From” > kiri “To” Kanan Pilih USB >
Create
8. Tunggu Sampai Proces Selesai.
Rabu, 05 November 2014
22.56
DIAN317
Icon di blog sangat penting karena untuk mempercantik tampilan blog kita contohnya tampilan postingan lama/baru sama home di ganti dengan gamabar:
Untuk mengganti Posting Baru
Cara Mengganti Posting Lama, Posting Baru dan Beranda Dengan Gambar Pada Blogspot
- Login pada Blogger
- Masuk Mode Rancangan, kemudian Edit HTML
- Centang Expand Template Widget
Untuk mengganti Posting Lama
- Cari kode <data:olderPageTitle/>
- Jika sudah ketemu, ganti kode tadi dengan kode dibawah ini
<img src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6ah3Oe2ceHzmHIYNvvMSveRLgRQq7Ne4gfEAEHFoQmfjo_YAuLE6aigRnnb7fsfdq0Nqxek0hAFX9YDz-XNUgxFD5cWOPFwUvTqFjrijpd90tYSAvNP1T9sJGIVK-Rkt0-CLqMaLNZqLt/s1600/LAMA.png'/></a>
- Hasilnya seperti ini
Untuk mengganti Posting Baru
- Cari kode <data:newerPageTitle/>
- Jika sudah ketemu, ganti kode tadi dengan kode dibawah ini
<imgsrc='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidwjWiL8UNyL-8Jj-Atb8pUd5NJjwuk2_mtf8YB69uknPZikKuyBXTm1x9KnOxk7GNVnxgOyvBjI7EpgaQHSbxRU0zYXhf72fsXPbhUkxXL_iM63PPQBGvzOtWw4u3FyWAkqNduF0n9g9D/s1600/BARU.png'/></a>
- Hasilnya seperti ini
Untuk mengganti Beranda
- Cari kode <data:homeMsg/>
- Jika sudah ketemu, ganti kode tadi dengan kode dibawah ini
<img src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh95N5yECjsFsTkgbMFIw2lRj9xKLAz5PrAM347oya6EzZ-UJbMqmsNvlo5UDwhPYdLtladXpgJ0hEsk4ZIoriXbc1d9Shl5JdAx69VAgH5MmjLgGV5LcIUlAJbCRC6oYbdC6HKXgjCk8RB/s1600/home.png'/></a>
- Hasilnya seperti ini
Senin, 19 Mei 2014
18.30
DIAN317
Buat para pencinta GAME sejati memang rasanya kasus ini sudah tidak asing lagi, terkadang kita jengkel karena Perjuanagn Ngedownload yang memakan Waktu Lama Dan ngabisin Kuota Sangat.... Ane Pake XL Paket Begadang Promosi hehhehe.. jadi si2 karena Cuma Ada Suara nya Doang...... Bikin Kepala kita Jadi Panas... HAHHAHAH Hal INI di Karenakan VGA (Video Graphics Array) tidak Memenuhi Standar Game Itu Sendiri Contoh KASUs Ane Pake Intel HD GRAPHIC 3000 yang Bagus Buat MULTI MEdia Doang......
Ok Langsung Ke TKP,,,,,,,,
1. Sebeloem Mau Download Pastikan Lihat System Requitment nya DUlu gan...... disini yang di jadiian Contoh Intel HD GRAPHIC 3000.. Kalo Disitunya Min RAM 1 GB sebetul nya itu Dah PASti Ngangkat Buat Intel HD GRAPHIC 3000 karena RATA2 INTEL HD GRAPHIC 2GB RAM nya.
2. Pastikan Sttingan VIDIO/gambar Di tingkal LOW untuk Game Di atas 1 GB itu yang Sifat nya Di Luar Aplikasi Contoh nya: Dead Effect, SOD Break Down, PES 2013/2014, dll
3. Apa Bila cara tersebut masih Gagal. Lihat Driver Updetan VGA nya: ane mAu nyaranin... Untuk Intel HD GRAPHIC 3000 Pake yang:
Driver File Version: 8.15.0010.2639 (English)
Driver Version: 8.15.10.2639
DDI Version: 10.1
Driver Model: WDDM 1.1
Driver Attributes: Final Retail
Driver Date/Size: 2/1/2012 12:48:28, 6115328 bytes
4. Pokonya ane jamin.. dah,, Pasti work... VGA nya.... Kalian Bisa download Di Sini
untuk pertanyaan silahkan tinggalkan komentar,,,,
Ok Langsung Ke TKP,,,,,,,,
1. Sebeloem Mau Download Pastikan Lihat System Requitment nya DUlu gan...... disini yang di jadiian Contoh Intel HD GRAPHIC 3000.. Kalo Disitunya Min RAM 1 GB sebetul nya itu Dah PASti Ngangkat Buat Intel HD GRAPHIC 3000 karena RATA2 INTEL HD GRAPHIC 2GB RAM nya.
2. Pastikan Sttingan VIDIO/gambar Di tingkal LOW untuk Game Di atas 1 GB itu yang Sifat nya Di Luar Aplikasi Contoh nya: Dead Effect, SOD Break Down, PES 2013/2014, dll
3. Apa Bila cara tersebut masih Gagal. Lihat Driver Updetan VGA nya: ane mAu nyaranin... Untuk Intel HD GRAPHIC 3000 Pake yang:
Driver File Version: 8.15.0010.2639 (English)
Driver Version: 8.15.10.2639
DDI Version: 10.1
Driver Model: WDDM 1.1
Driver Attributes: Final Retail
Driver Date/Size: 2/1/2012 12:48:28, 6115328 bytes
4. Pokonya ane jamin.. dah,, Pasti work... VGA nya.... Kalian Bisa download Di Sini
untuk pertanyaan silahkan tinggalkan komentar,,,,
Senin, 14 April 2014
10.41
DIAN317
Terkadang kita bingung ketika masuk link yang manggunakan adfly hal ini di karenakan si penyedia menggunakan media ini utuk bisnis,, untuk melewatiya cukup mudah:
2.Tunggu selama 5 detik sampai muncul button SKIP AD
3.Klik kanan pada button SKIP AD
maka setelah itu akan masuk ke link yang akan kita tuju.. terimakasihlll
Jumat, 04 April 2014
19.32
DIAN317
Cara Merubah Tampilan (Tema) Facebook New
Hay sahabat Photograph? Hari ini Ane akan posting kepada kalian tentang Cara Merubah Tampilan Facebook. Tampilan Facebook kalian ingin tampil bergaya bukan?? hehehehe,, Manfaatnya agar tampilan facebook menarik dan juga membuat kita tidak bosan melihat tampilan facebook kita! Dan di pilihan Tema Facebook nya ada beberapa pilihan warna dan model sesuai dengan selera kita. Sebagai contoh ini tampilan Facebook punya Ane, ane suka tampilan warna background facebook Ane berwana hitam biru biar terkesan maco ahaha! Dan masih banyak lagi tema-tema yang disediakan tinggal Pilih jah,, Postingan ini do Prioritaskan Buat Pacar Ane tercinta Elmi Nurmala. Ok Langsung jah.Contoh:
1. Masuk ke Browser kalian,, misal : Mozila Firefox, Google Crome, atau Opera terserah kalian lah! (Sebagai contoh : Ane menggunakan Mozila Firefox)
2. Kemudian Instal Add On Stylish. Untuk Download Klik di sini
Ikuti petunjuk selanjutnya ini :
3. Setelah anda membuka Link Donlod diatas,, maka anda akan dibawa ke halaman yang gambarnya seperti ini :
4. Kemudian klik Add to Firefox
5. Setelah itu muncul tampilan dwnload seperti ini :
6. Tunggu sampai proses selesai,, dan akan muncul lagi tampilan seperti ini :
7. Kemudian klik Instal Now
8. Setelah Proses instalasi selesai,, silahkan buka : Disini untuk memilih Tema Facebook.
Maka akan muncul jendela gambar yang isinya melilih tema. Disitu
silahkan kalian memilih tema yang kalian sukai. ane ngasih contoh ini.
10. Klik Judul Temanya,, Maka akan muncul tampilan seperti ini :
11. Kemudian klik "Instal with Stylish",, setelah proses instalasi selesai
silahkan Browser Mozila Firefox kalian Restart (Tutup dulu setelah itu
buka lagi)
Jadi Dehh.. Lebih keren and menarik untuk di lihat....
"Pokonya Si sayang Kudu bisa" hehehehhe
Good Luck yach...!!!!
Minggu, 10 November 2013
Jumat, 25 Mei 2012
20.40
DIAN317
Maafkan kali ini
Aku harus jujur
Kau harus tahu siapa
Aku sebenarnya
Terpikir dalam benakku
Tentang cinta terlarang
Selama ini ku pendam
Jangan salahkan keadaan ini sayang
Semua adalah keterbatasanku saja
Tak mampu menjadi yang kau mau
Aku mencoba dan aku tak mampu
*Reff:
Tak bisa lagi mencintaimu
Dengan sisi lainku
Aku tak sanggup menjadi biasa
Aku tak sanggup....
Tak ada satu pun yang mungkin bisa
Terima kau seperti aku
Ku mohon jangan salahkan aku lagi
Ini aku yang sebenarnya....
Tak mampu menjadi yang kau mau
Aku mencoba dan aku tak mampu
Aku tak sanggup..
*Back to Reff
Maafkan kali ini
Aku harus jujur...
Aku harus jujur
Kau harus tahu siapa
Aku sebenarnya
Terpikir dalam benakku
Tentang cinta terlarang
Selama ini ku pendam
Jangan salahkan keadaan ini sayang
Semua adalah keterbatasanku saja
Tak mampu menjadi yang kau mau
Aku mencoba dan aku tak mampu
*Reff:
Tak bisa lagi mencintaimu
Dengan sisi lainku
Aku tak sanggup menjadi biasa
Aku tak sanggup....
Tak ada satu pun yang mungkin bisa
Terima kau seperti aku
Ku mohon jangan salahkan aku lagi
Ini aku yang sebenarnya....
Tak mampu menjadi yang kau mau
Aku mencoba dan aku tak mampu
Aku tak sanggup..
*Back to Reff
Maafkan kali ini
Aku harus jujur...
Kamis, 24 Mei 2012
02.46
DIAN317
Tentunya seorang manusia…Yang terlahir
suci bersih dari seorang Ibu yang mulia. Aku terlahir dalam tangisan,
namun disambut senyuman….Mengapa? Berkelana dalam hidup tanpa arah dan
tujuan. Tak mengerti kebaikan ataupun dosa! Hanya menjalani hidup
seperti umumnya manusia. Bersusah payah mencari nafkah, untuk sekedar
memenuhi kebutuhan hidup jasmaniah. Makan, tidur, bekerja, dan bermain
demikian yang aku jalani.
Namun hari ini, telah menemukan Jalan
Kesadaran untuk hidup yang lebih bermakna. Bahwa hidup ini bukan untuk
makan, tapi makan untuk hidup agar bisa berguna bagi kehidupan ini dan
juga orang lain.
Bahwa hidup yang paling utama adalah
harus menemukan aku yang sejati terlebih dahulu. Barulah kemudian dapat
mengerti mengapa aku terlahir ke dunia ini. Karena selama ini aku
telah kehilangan dan melupakannya.
Bahwa nilai kehidupan itu bukan karena
bisa berumur panjang dan hidup sampai tua. Mengapa? Apa gunanya berumur
panjang, namun hidup penuh kesia-siaan? Nilai kehidupan berarti apabila
aku dapat menanam kebaikan dan bermakna bagi kehidupan orang lain dan
kehidupan itu sendiri.
Bahwa hidup di dunia ini adalah bagaikan
bersekolah, tingkatan demi tingkatan harus dilalui. Belajar dan
belajar. Kemudian juga harus mengikuti ujian. Semua terus berlanjut
sampai akhirnya hari penentuan. Apakah aku lulus atau tidak? Tentunya
semua tergantung nilai-nilai hidup yang aku dapatkan.
Bahwa kini…aku hanya manusia biasa yang
terus mengikuti pelajaran dan mengejar nilai-nilai untuk pertimbangan
kenaikan kelas berikutnya.
Bahwa kini dalam diriku masih begitu
banyak kekurangan, harus terus memperbaiki diri, dengan terus
berintrospeksi diri dan merenungi demi kecermerlangan nurani yang telah
terkotorkan oleh keduniawian hidupku.
Bahwa aku selalu berharap, para sahabat
untuk mengerti dan terus memotivasi agar aku lebih percaya diri lagi
dalam menatap hari-hari.
Dan yang perlu dicatat adalah,bahwa apa
yang tertulis di blog ini adalah bukan untuk mengurui atau menyadarkan
siapa-siapa. Semuanya adalah untuk menyadarkan diri sendiri. Karena
kata-kata ” kamu” yang ada di blog ini, maksudnya adalah ” aku” _si
katedrarajawen_harap jangan salah mengerti.
Dan lebih dari itu, siapa tahu…ada
sahabat yang mengalami seperti aku, sehinga kita bisa saling untuk
menyadarkan dan menyatu dalam jalan kehidupan ini.
Terimakasih…! Salam hangat dan perdamaian selalu.
Rabu, 09 Mei 2012
01.56
DIAN317

Aneh tapi nyata, gila dan ngeri, sebuah pabrik di Rusia panen ginjal, kornea mata dan bagian-bagian tubuh manusia lainnya untuk dijual.
Tubuh dikumpulkan dari pengemudi yang mabuk tewas dalam kecelakaan mobil, orang-orang yang tinggal sendirian yang telah mati beku di musim dingin, penjahat di penjara atau tak dapat dijelaskan kematian dan tubuh yang tidak diklaim.

Beberapa bagian tubuh dan tulang dijual ke Perguruan tinggi di berbagai belahan dunia .. Tulang kaki diekspor ke apotik di Irlandia dan Jerman untuk membuat tambalan gigi yang populer di Eropa.
Senin, 26 Maret 2012
22.10
DIAN317
Rasanya sudah cukup
Untuk yang pertama dan terakhir
aku bukan orang yang pandai
Bermain dengan hati
Lebih baik seperti ini
Tidak sama sekali ada
Kalau sudah melangkah
Sangat sulit untukku
Melangkah balik apalagi mau melanjutkan
Diam dan bertahan
Hanya itu yang aku bisa
Kalau engkau, mungkin sudah pandai
Engkau dapat pergi
Kemanapun engkau mau pergi
Tapi aku tidak..
Aku tidak mau terulang lagi
Lebih baik seperti ini
Engkau dan aku..
By: Adith Ramdhannnn
Untuk yang pertama dan terakhir
aku bukan orang yang pandai
Bermain dengan hati
Lebih baik seperti ini
Tidak sama sekali ada
Kalau sudah melangkah
Sangat sulit untukku
Melangkah balik apalagi mau melanjutkan
Diam dan bertahan
Hanya itu yang aku bisa
Kalau engkau, mungkin sudah pandai
Engkau dapat pergi
Kemanapun engkau mau pergi
Tapi aku tidak..
Aku tidak mau terulang lagi
Lebih baik seperti ini
Engkau dan aku..
By: Adith Ramdhannnn
22.02
DIAN317
Aku
memandang kalender yang terletak di meja dengan kesal. Sabtu, 30 Maret
2002, hari ulang tahun perkawinan kami yang ketiga. Dan untuk ketiga
kalinya pula Aa’ lupa. Ulang tahun pertama, Aa’ lupa karena harus rapat
dengan direksi untuk menyelesaikan beberapa masalah keuangan perusahaan.
Sebagai Direktur keuangan, Aa’ memang berkewajiban menyelesaikan
masalah tersebut. Baiklah, aku maklum. Persoalan saat itu memang lumayan
pelik.
Ulang
tahun kedua, Aa’ harus keluar kota untuk melakukan presentasi.
Kesibukannya membuatnya lupa. Dan setelah minta maaf, waktu aku
menyatakan kekesalanku, dengan kalem ia menyahut,” Dik, toh aku sudah
membuktikan cintaku sepanjang tahun. Hari itu tidak dirayakan kan tidak
apa-apa. Cinta kan tidak butuh upacara…”
Sekarang, pagi-pagi
ia sudah pamit ke kantor karena harus menyiapkan beberapa dokumen
rapat. Ia pamit saat aku berada di kamar mandi. Aku memang sengaja tidak
mengingatkannya tentang ulang tahun perkawinan kami. Aku ingin
mengujinya, apakah ia ingat atau tidak kali ini. Nyatanya? Aku menarik
napas panjang.
Heran,
apa sih susahnya mengingat hari ulang tahun perkawinan sendiri? Aku
mendengus kesal. Aa’ memang berbeda dengan aku. Ia kalem dan tidak
ekspresif, apalagi romantis. Maka, tidak pernah ada bunga pada
momen-momen istimewa atau puisi yang dituliskan di selembar kertas merah
muda seperti yang sering kubayangkan saat sebelum aku menikah.
Sedangkan
aku, ekspresif dan romantis. Aku selalu memberinya hadiah dengan
kata-kata manis setiap hari ulang tahunnya. Aku juga tidak lupa
mengucapkan berpuluh kali kata I love you setiap minggu. Mengirim
pesan, bahkan puisi lewat sms saat ia keluar kota. Pokoknya, bagiku
cinta harus diekspresikan dengan jelas. Karena kejelasan juga bagian
dari cinta.
Aku tahu, kalau aku mencintai Aa’, aku harus menerimanya apa adanya. Tetapi,
masak sih orang tidak mau berubah dan belajar? Bukankah aku sudah
mengajarinya untuk bersikap lebih romantis? Ah, pokoknya aku kesal
titik. Dan semua menjadi tidak menyenangkan bagiku. Aku uring-uringan.
Aa’ jadi benar-benar menyebalkan di mataku. Aku mulai menghitung-hitung
waktu dan perhatian yang diberikannya kepadaku dalam tiga tahun
perkawinan kami. Tidak ada akhir minggu yang santai. Jarang sekali kami
sempat pergi berdua untuk makan malam di luar. Waktu luang biasanya
dihabiskannya untuk tidur sepanjang hari. Jadilah aku manyun sendiri hampir setiap hari minggu dan cuma bisa memandangnya mendengkur dengan manis di tempat tidur.
Rasa
kesalku semakin menjadi. Apalagi, hubungan kami seminggu ini memang
sedang tidak baik. Kami berdua sama-sama letih. Pekerjaan yang bertumpuk
di tempat tugas kami masing-masing membuat kami bertemu di rumah dalam
keadaan sama-sama letih dan mudah tersinggung satu sama lain. Jadilah,
beberapa kali kami bertengkar minggu ini.
Sebenarnya,
hari ini aku sudah mengosongkan semua jadual kegiatanku. Aku ingin
berdua saja dengannya hari ini dan melakukan berbagai hal menyenangkan.
Mestinya, Sabtu ini ia libur. Tetapi, begitulah Aa’. Sulit sekali
baginya meninggalkan pekerjaannya, bahkan pada akhir pekan seperti ini.
Mungkin, karena kami belum mempunyai anak. Sehingga ia tidak merasa
perlu untuk meluangkan waktu pada akhir pekan seperti ini.
”Hen,
kamu yakin mau menerima lamaran A’ Ridwan?” Diah sahabatku menatapku
heran. ”Kakakku itu enggak romantis, lho. Tidak seperti suami romantis
yang sering kau bayangkan. Dia itu tipe laki-laki serius yang hobinya
bekerja keras. Baik sih, soleh, setia… Tapi enggak humoris. Pokoknya,
hidup sama dia itu datar. Rutin dan membosankan. Isinya cuma kerja,
kerja dan kerja…” Diah menyambung panjang lebar. Aku cuma senyum-senyum
saja saat itu. Aa’ memang menanyakan kesediaanku untuk menerima
lamaranku lewat Diah.
”Kamu
kok gitu, sih? Enggak senang ya kalau aku jadi kakak iparmu?” tanyaku
sambil cemberut. Diah tertawa melihatku. ”Yah, yang seperti ini mah tidak akan dilayani. Paling ditinggal pergi sama A’ Ridwan.” Diah tertawa geli. ”Kamu belum tahu kakakku, sih!” Tetapi,
apapun kata Diah, aku telah bertekad untuk menerima lamaran Aa’. Aku
yakin kami bisa saling menyesuaikan diri. Toh ia laki-laki yang baik.
Itu sudah lebih dari cukup buatku.
Minggu-minggu
pertama setelah perkawinan kami tidak banyak masalah berarti. Seperti
layaknya pengantin baru, Aa’ berusaha romantis. Dan aku senang. Tetapi,
semua berakhir saat masa cutinya berakhir. Ia segera berkutat dengan
segala kesibukannya, tujuh hari dalam seminggu. Hampir tidak ada waktu
yang tersisa untukku. Ceritaku yang antusias sering hanya ditanggapinya
dengan ehm, oh, begitu ya… Itupun sambil terkantuk-kantuk
memeluk guling. Dan, aku yang telah berjam-jam menunggunya untuk
bercerita lantas kehilangan selera untuk melanjutkan cerita.
Begitulah… aku berusaha mengerti dan menerimanya. Tetapi pagi ini, kekesalanku kepadanya benar-benar mencapai puncaknya. Aku izin ke rumah ibu. Kukirim sms singkat kepadanya. Kutunggu. Satu jam kemudian baru kuterima jawabannya. Maaf, aku sedang rapat. Hati-hati. Salam untuk Ibu.
Tuh, kan. Lihat. Bahkan ia membutuhkan waktu satu jam untuk membalas
smsku. Rapat, presentasi, laporan keuangan, itulah saingan yang merebut
perhatian suamiku.
Aku
langsung masuk ke bekas kamarku yang sekarang ditempati Riri adikku.
Kuhempaskan tubuhku dengan kesal. Aku baru saja akan memejamkan mataku
saat samar-samar kudengar Ibu mengetuk pintu. Aku bangkit dengan malas.
”Kenapa
Hen? Ada masalah dengan Ridwan?” Ibu membuka percakapan tanpa
basa-basi. Aku mengangguk. Ibu memang tidak pernah bisa dibohongi. Ia
selalu berhasil menebak dengan jitu.
Walau
awalnya tersendat, akhirnya aku bercerita juga kepada Ibu. Mataku
berkaca-kaca. Aku menumpahkan kekesalanku kepada Ibu. Ibu tersenyum
mendengar ceritaku. Ia mengusap rambutku. ”Hen, mungkin semua ini salah
Ibu dan Bapak yang terlalu memanjakan kamu. Sehingga kamu menjadi
terganggu dengan sikap suamimu. Cobalah, Hen pikirkan baik-baik. Apa
kekurangan Ridwan? Ia suami yang baik. Setia, jujur dan pekerja keras.
Ridwan itu tidak pernah kasar sama kamu, rajin ibadah. Ia juga baik dan
hormat kepada Ibu dan Bapak. Tidak semua suami seperti dia, Hen. Banyak
orang yang dizholimi suaminya. Na’udzubillah!” Kata Ibu.
Aku
terdiam. Yah, betul sih apa yang dikatakan Ibu. ”Tapi Bu, dia itu
keterlaluan sekali. Masak Ulang tahun perkawinan sendiri tiga kali lupa.
Lagi pula, dia itu sama sekali tidak punya waktu buat aku. Aku kan
istrinya, bu. Bukan cuma bagian dari perabot rumah tangga yang hanya
perlu ditengok sekali-sekali.” Aku masih kesal. Walaupun dalam hati aku
membenarkan apa yang diucapkan Ibu.
Ya,
selain sifat kurang romantisnya, sebenarnya apa kekurangan Aa’? Hampir
tidak ada. Sebenarnya, ia berusaha sekuat tenaga untuk membahagiakanku
dengan caranya sendiri. Ia selalu mendorongku untuk menambah ilmu dan
memperluas wawasanku. Ia juga selalu menyemangatiku untuk lebih rajin
beribadah dan selalu berbaik sangka kepada orang lain. Soal kesetiaan?
Tidak diragukan. Diah satu kantor dengannya. Dan ia selalu bercerita
denganku bagaimana Aa’ bersikap terhadap rekan-rekan wanitanya di
kantor. Aa’ tidak pernah meladeni ajakan Anita yang tidak juga bosan
menggoda dan mengajaknya kencan. Padahal kalau mau, dengan penampilannya
yang selalu rapi dan cool seperti itu, tidak sulit buatnya menarik perhatian lawan jenis.
”Hen,
kalau kamu merasa uring-uringan seperti itu, sebenarnya bukan Ridwan
yang bermasalah. Persoalannya hanya satu, kamu kehilangan rasa syukur…”
Ibu berkata tenang.
Aku
memandang Ibu. Perkataan Ibu benar-benar menohokku. Ya, Ibu benar. Aku
kehilangan rasa syukur. Bukankah baru dua minggu yang lalu aku membujuk
Ranti, salah seorang sahabatku yang stres karena suaminya berselingkuh
dengan wanita lain dan sangat kasar kepadanya? Bukankah aku yang
mengajaknya ke dokter untuk mengobati memar yang ada di beberapa bagian
tubuhnya karena dipukuli suaminya?
Pelan-pelan,
rasa bersalah timbul dalam hatiku. Kalau memang aku ingin menghabiskan
waktu dengannya hari ini, mengapa aku tidak mengatakannya jauh-jauh hari
agar ia dapat mengatur jadualnya? Bukankah aku bisa mengingatkannya
dengan manis bahwa aku ingin pergi dengannya berdua saja hari ini.
Mengapa aku tidak mencoba mengatakan kepadanya, bahwa aku ingin ia
bersikap lebih romantis? Bahwa aku merasa tersisih karena kesibukannya?
Bahwa aku sebenarnya takut tidak lagi dicintai?
Aku
segera pamit kepada Ibu. Aku bergegas pulang untuk membereskan rumah
dan menyiapkan makan malam yang romantis di rumah. Aku tidak
memberitahunya. Aku ingin membuat kejutan untuknya.
Makan
malam sudah siap. Aku menyiapkan masakan kegemaran Aa’ lengkap dengan
rangkaian mawar merah di meja makan. Jam tujuh malam, Aa’ belum pulang.
Aku menunggu dengan sabar. Jam sembilan malam, aku hanya menerima
smsnya. Maaf aku terlambat pulang. Tugasku belum selesai. Makanan di meja sudah dingin. Mataku sudah berat, tetapi aku tetap menunggunya di ruang tamu.
Aku
terbangun dengan kaget. Ya Allah, aku tertidur. Kulirik jam dinding,
jam 11 malam. Aku bangkit. Seikat mawar merah tergeletak di meja. Di
sebelahnya, tergeletak kartu ucapan dan kotak perhiasan mungil. Aa’
tertidur pulas di karpet. Ia belum membuka dasi dan kaos kakinya.
Kuambil kartu ucapan itu dan kubuka. Sebait puisi membuatku tersenyum.
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Lewat kata yang tak sempat disampaikan
Awan kepada air yang menjadikannya tiada
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
Kayu kepada api yang menjadikannya abu. *
Kamis, 22 Maret 2012
21.56
DIAN317
Cinta adalah sebuah perasaan yang ingin membagi bersama atau sebuah
perasaan afeksi (yang lebih dari sekedar rasa simpati atau persahabatan)
terhadap seseorang.
Cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.
Terlalu mencintai adalah rasa subyektif yang berlebihan yang mampu mengalahkan egois, lebih dalam dalam pengorbanan diri, lebih dalam dalam perhatian, lebih dalam dalam memberikan kasih sayang, lebih tunduk, lebih patuh untuk mengikuti arus, lebih dalam memamahi objek tersebut, lebih tahu tindakan yang harus dilakukan, lebih ikhlas dalam menuruti kemauan, lebih tunduk dan patuh terhadap perbedaan dan aturan, dan lebih dalam mau melakukan apapun juga yg diinginkan oleh objek tersebut.
Nah, sungguh indah konsep Cinta diatas. Bagaimana jika sesuatu itu berujung ke sakit hati ?. Gampang sekali. Sakit hati adalah kebalikan dari Cinta !
Sakit hati dalam hubungan percintaan adalah sakit dari segala sakit. Mungkin anda pernah mengalaminya. Mayoritas, Sakit hati disebabkan oleh perbedaan pendapat atau pertentangan batin, perbedaan keinginan. Sakit hati dikarenakan sifat amarah manusia lebih menguasai/dominan dari rasa Cinta tersebut diatas. Karena sakit hati adalah kebalikan dari cinta, maka sakit hati itu adalah tidak ada pengorbanan diri, menolak rasa perhatian, tidak ada kasih sayang, tidak tunduk, tidak patuh dalam mengikuti arus, tidak memahami obyek, tidak mengetahui tindakan yang harus dilakukan, tidak ikhlas dalam menuruti kemauan, tidak tunduk/faham terhadap perbedaan dan aturan, dan tidak mau melakukan apapun yang diinginkan oleh subyek percintaan tersebut.
Pertanyaannya sekarang adalah : Jika sudah terlalu mencintai, apakah ada konsep sakit hati ?.
Menurut saya, terlalu mencintai adalah rasa paling tinggi yang dominan mengalahkan sifat supiyah (iri, dengki), aluamah (rakus, congkak, sombong), dan amarah (pemarah). Terlalu mencintai seharusnya berada di sifat mutmainah (kebaikan). Jadi harusnya terpisah dan murni tidak terkontaminasi oleh Supiyah, Aluamah dan Amarah.
Jika ada seseorang yang berkata : Terlalu mencintai pada akhirnya memperoleh sakit hati. Hehehehe (ketawa dulu). Ini namanya tidak faham tentang konsep Cinta dan Terlalu Mencintai seperti tertulis diatas.
Seperti penjelasan tentang Sakit Hati, akan berujung ke Sakit Hati karena Supiyah, Aluamah, dan Amarah selalu dominan dalam hubungan percintaan. Itu saja jawabnya. Penegasannya kembali adalah : Sakit Hati adalah kebalikan dari Cinta!
Cinta untuk Manusia dan Cinta untuk Tuhan
Esensinya sama. Cinta kepada manusiaĆ dan Cinta kepada Tuhan adalah sebuah komitmen hati. Dalam cinta itu ada konsep cobaan/ujian. Tuhan memberikan ujian yang beragam kepada umatnya. Mulai dari rejeki jatuh, musibah, perang, dll. Lantas, jika terjadi apakah manusia itu sakit hati dan menyesali atas kehendakNya ?.
Cinta untuk manusia-pun tidak luput dari cobaan/ujian. Jikalau cinta adalah komitmen, apalagi rasa itu sudah menjadi Terlalu Mencintai, apakah berlaku pula konsep sakit hati dan menyesal ?. Jika memang terjadi sakit hati dan penyesalan, maka cinta itu sudah tidak murni lagi. Kembali lagi diatas, Supiyah, Aluamah dan Amarah telah menguasai manusia tersebut. Akan terjadi kambing hitam atas jati diri manusia, yaitu … Ya .. manusia memang tidak sempurna. Kenapa tidak dibalik menjadi : Manusia itu harus menuju ke kesempurnaan !.
Selama kata TIDAK itu terus didengungkan dalam sukma, maka raga akan merespon melalui alam bawah sadar untuk terus menciptakan hal-hal yang berkaitan dengan TIDAK. Believe it or not …
Cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.
Terlalu mencintai adalah rasa subyektif yang berlebihan yang mampu mengalahkan egois, lebih dalam dalam pengorbanan diri, lebih dalam dalam perhatian, lebih dalam dalam memberikan kasih sayang, lebih tunduk, lebih patuh untuk mengikuti arus, lebih dalam memamahi objek tersebut, lebih tahu tindakan yang harus dilakukan, lebih ikhlas dalam menuruti kemauan, lebih tunduk dan patuh terhadap perbedaan dan aturan, dan lebih dalam mau melakukan apapun juga yg diinginkan oleh objek tersebut.
Nah, sungguh indah konsep Cinta diatas. Bagaimana jika sesuatu itu berujung ke sakit hati ?. Gampang sekali. Sakit hati adalah kebalikan dari Cinta !
Sakit hati dalam hubungan percintaan adalah sakit dari segala sakit. Mungkin anda pernah mengalaminya. Mayoritas, Sakit hati disebabkan oleh perbedaan pendapat atau pertentangan batin, perbedaan keinginan. Sakit hati dikarenakan sifat amarah manusia lebih menguasai/dominan dari rasa Cinta tersebut diatas. Karena sakit hati adalah kebalikan dari cinta, maka sakit hati itu adalah tidak ada pengorbanan diri, menolak rasa perhatian, tidak ada kasih sayang, tidak tunduk, tidak patuh dalam mengikuti arus, tidak memahami obyek, tidak mengetahui tindakan yang harus dilakukan, tidak ikhlas dalam menuruti kemauan, tidak tunduk/faham terhadap perbedaan dan aturan, dan tidak mau melakukan apapun yang diinginkan oleh subyek percintaan tersebut.
Pertanyaannya sekarang adalah : Jika sudah terlalu mencintai, apakah ada konsep sakit hati ?.
Menurut saya, terlalu mencintai adalah rasa paling tinggi yang dominan mengalahkan sifat supiyah (iri, dengki), aluamah (rakus, congkak, sombong), dan amarah (pemarah). Terlalu mencintai seharusnya berada di sifat mutmainah (kebaikan). Jadi harusnya terpisah dan murni tidak terkontaminasi oleh Supiyah, Aluamah dan Amarah.
Jika ada seseorang yang berkata : Terlalu mencintai pada akhirnya memperoleh sakit hati. Hehehehe (ketawa dulu). Ini namanya tidak faham tentang konsep Cinta dan Terlalu Mencintai seperti tertulis diatas.
Seperti penjelasan tentang Sakit Hati, akan berujung ke Sakit Hati karena Supiyah, Aluamah, dan Amarah selalu dominan dalam hubungan percintaan. Itu saja jawabnya. Penegasannya kembali adalah : Sakit Hati adalah kebalikan dari Cinta!
Cinta untuk Manusia dan Cinta untuk Tuhan
Esensinya sama. Cinta kepada manusiaĆ dan Cinta kepada Tuhan adalah sebuah komitmen hati. Dalam cinta itu ada konsep cobaan/ujian. Tuhan memberikan ujian yang beragam kepada umatnya. Mulai dari rejeki jatuh, musibah, perang, dll. Lantas, jika terjadi apakah manusia itu sakit hati dan menyesali atas kehendakNya ?.
Cinta untuk manusia-pun tidak luput dari cobaan/ujian. Jikalau cinta adalah komitmen, apalagi rasa itu sudah menjadi Terlalu Mencintai, apakah berlaku pula konsep sakit hati dan menyesal ?. Jika memang terjadi sakit hati dan penyesalan, maka cinta itu sudah tidak murni lagi. Kembali lagi diatas, Supiyah, Aluamah dan Amarah telah menguasai manusia tersebut. Akan terjadi kambing hitam atas jati diri manusia, yaitu … Ya .. manusia memang tidak sempurna. Kenapa tidak dibalik menjadi : Manusia itu harus menuju ke kesempurnaan !.
Selama kata TIDAK itu terus didengungkan dalam sukma, maka raga akan merespon melalui alam bawah sadar untuk terus menciptakan hal-hal yang berkaitan dengan TIDAK. Believe it or not …
21.33
DIAN317
ARTI SAKIT HATI:
Sebenarnya dari mana datangnya sakit hati? dari kata-kata pedas orang lain atau justru dari hati kita yang kelewat tinggi melihat diri?
Mungkin bukan sekedar kata-kata pedas, melainkan perlakuan buruk seseorang kepada kita. Bisa jadi mimik yang penuh cibiran, atau bahkan meludah sesaat setelah saling bertatapan. Atau sekedar diabaikan, itupun cukup membuat hati ini terluka. Tapi kesemua itu adalah hal-hal yang terkait dengan faktor di luar diri kita. Yang sejatinya kita memang tidak punya cukup kewenangan untuk mengubahnya. Jika bicara teritori- wilayah kewenangan kita, maka yang bisa kita ubah adalah sikap hati kita, saat serangan “eksternal” itu datang.
Suatu kata, sikap tidak sedap, cacian atau bahkan makian… tidak bisa membuat kita terluka, jika tidak ada penilaian diri yang berlebihan tentang betapa “mulia”nya diri kita ini. Sehinggga (menurut kita) tidak-lah layak, seorang se-mulia kita ini mendapat kata, sikap tidak sedap, cacian juga makian. Nah, jika ini masalahnya… kita bisa mengubahnya. Karena ini adalah masalah internal diri kita.
Mari kita coba, membedah akar masalah dari sakit hati ini… dengan pisau dingin akal sehat kita.
pertama; evaluasi ulang, jangan-jangan ada sikap kita (atau mungkin kata-kata kita)yang menjadi pemicu munculnya serangan eksternal itu.
kedua; jangan-jangan, bukan salah anggapan mereka… namun justru masalah ada di anggapan kita terhadap diri kita. Kita keterlaluan dalam memandang hebat diri kita. Cobalah terus merendah, pastikan kita tidak sekedar jongkok melainkan tiarap… biarkan saja ekspektasi orang lain terhadap kita begitu rendah; itu tidak masalah, karena justru akan menaikan nilai kita, ketika akhirnya kita buktikan, bahwa kita jauh lebih hebat dari ekspektasi mereka tersebut.
Sebenarnya dari mana datangnya sakit hati? dari kata-kata pedas orang lain atau justru dari hati kita yang kelewat tinggi melihat diri?
Mungkin bukan sekedar kata-kata pedas, melainkan perlakuan buruk seseorang kepada kita. Bisa jadi mimik yang penuh cibiran, atau bahkan meludah sesaat setelah saling bertatapan. Atau sekedar diabaikan, itupun cukup membuat hati ini terluka. Tapi kesemua itu adalah hal-hal yang terkait dengan faktor di luar diri kita. Yang sejatinya kita memang tidak punya cukup kewenangan untuk mengubahnya. Jika bicara teritori- wilayah kewenangan kita, maka yang bisa kita ubah adalah sikap hati kita, saat serangan “eksternal” itu datang.
Suatu kata, sikap tidak sedap, cacian atau bahkan makian… tidak bisa membuat kita terluka, jika tidak ada penilaian diri yang berlebihan tentang betapa “mulia”nya diri kita ini. Sehinggga (menurut kita) tidak-lah layak, seorang se-mulia kita ini mendapat kata, sikap tidak sedap, cacian juga makian. Nah, jika ini masalahnya… kita bisa mengubahnya. Karena ini adalah masalah internal diri kita.
Mari kita coba, membedah akar masalah dari sakit hati ini… dengan pisau dingin akal sehat kita.
pertama; evaluasi ulang, jangan-jangan ada sikap kita (atau mungkin kata-kata kita)yang menjadi pemicu munculnya serangan eksternal itu.
kedua; jangan-jangan, bukan salah anggapan mereka… namun justru masalah ada di anggapan kita terhadap diri kita. Kita keterlaluan dalam memandang hebat diri kita. Cobalah terus merendah, pastikan kita tidak sekedar jongkok melainkan tiarap… biarkan saja ekspektasi orang lain terhadap kita begitu rendah; itu tidak masalah, karena justru akan menaikan nilai kita, ketika akhirnya kita buktikan, bahwa kita jauh lebih hebat dari ekspektasi mereka tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)
RSS Feed
Twitter




















SOD.png)










